Lapas Curup Bekali Warga Binaan Keterampilan Pembuatan Pelet Ikan

Sumbagsel145 Views

MEDIA LUBUKLINGGAU.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai kegiatan produktif yang bernilai ekonomis.

Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembuatan pelet ikan yang dilaksanakan di Bengkel Kerja Lapas Kelas IIA Curup, Selasa 22 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembekalan keterampilan kerja yang aplikatif, sekaligus mendukung program perikanan dan ketahanan pangan di lingkungan lapas.

BACA JUGA: Lapas Curup Rayakan Natal 2025 Penuh Sukacita di Gereja Bethel Indonesia Rayon 13

Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan pemahaman teori sekaligus praktik langsung mengenai proses pembuatan pelet ikan.

Tahapan yang diajarkan meliputi pengolahan bahan baku, pencampuran, pencetakan, hingga proses pengeringan pelet.

Program pembuatan pelet ikan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan pada kolam budidaya milik lapas, tetapi juga sebagai sarana melatih warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan secara mandiri setelah bebas nantinya.

BACA JUGA: Lapas Curup Ikuti Evaluasi dan Pembinaan Pengadaan BAMA TA 2026

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh semangat kerja, kreativitas, serta kemandirian warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian melalui bengkel kerja merupakan sarana penting dalam membekali warga binaan dengan kemampuan produktif.

“Melalui kegiatan pembuatan pelet ikan ini, kami ingin memberikan keterampilan yang bermanfaat dan berkelanjutan, sekaligus menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab kepada warga binaan,” ujar David Rosehan.

BACA JUGA: Hari Ibu ke-97, Lapas Curup Gaungkan Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Curup menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan dan kemandirian.

Diharapkan keterampilan pembuatan pelet ikan tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat, sehingga mampu menjadi pribadi yang mandiri dan produktif di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *