MEDIALUBUKLINGGAU.COM – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Curup menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti pelatihan kemandirian bersertifikat di hari pertama, Senin 30 September 2025.
Pelatihan ini fokus pada dua bidang keterampilan, yaitu batik tulis dan budidaya jeruk BW.
Puluhan WBP mengikuti kegiatan ini sebagai bekal keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.
BACA JUGA: Tingkatkan Pengawasan untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban WBP, Lapas Curup Gelar Kontrol Rutin
Pada sesi batik tulis, peserta belajar dasar pembuatan motif serta praktik langsung menggambar pola pada kain.
Antusiasme terlihat jelas saat instruktur memberikan arahan teknik menggambar hingga proses pewarnaan awal.
Sementara itu, pada bidang budidaya jeruk BW, peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis jeruk serta teknik budidaya yang tepat.
Narasumber juga menekankan potensi ekonomi jeruk BW yang memiliki nilai jual tinggi dan peluang usaha menjanjikan.
BACA JUGA: Bahas Usulan Integrasi PB dan CB Bagi 19 WBP, Lapas Curup Gelar Sidang TPP
Kalapas Kelas IIA Curup, David Rosehan mengapresiasi semangat para peserta selama pelatihan berlangsung.
“Pelatihan ini dirancang agar WBP memiliki keterampilan nyata yang bermanfaat setelah bebas nanti,” ujar David.
Ia berharap, keterampilan batik dan budidaya jeruk dapat mendorong WBP menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
BACA JUGA: Bahas Usulan Integrasi PB dan CB Bagi 19 WBP, Lapas Curup Gelar Sidang TPP
Pelatihan ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan materi yang bervariasi untuk memperluas wawasan dan keterampilan usaha para peserta.






