Wali Kota Lubuk Linggau Tutup Kejuaraan Pencak Silat Linggau Berbudaya 2026, Diikuti 370 Peserta

Lubuklinggau22 Views

MEDIALUBUKLINGGAU.COM- Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, resmi menutup Kejuaraan Pencak Silat Linggau Berbudaya 2026 yang memperebutkan Piala Wali Kota Lubuk Linggau di Taman Olahraga Megang (TOM), Minggu 25 Oktober 2026.

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 370 peserta dari Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Ajang ini menjadi wadah bagi para pesilat untuk menunjukkan kemampuan sekaligus melestarikan seni bela diri tradisional Indonesia.

Dalam sambutannya, H Rachmat Hidayat mengapresiasi seluruh peserta dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini telah melahirkan para pendekar berprestasi yang diharapkan mampu mengembangkan kemampuan hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

BACA JUGA: Raker I IKM Lubuk Linggau Resmi Dibuka H Epi Samsul Komar, Fokus Susun Program Kerja dan Perkuat Silaturahmi

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan diikuti 370 peserta dari Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara,” katanya.

Rachmat juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Lubuk Linggau, H Epi Samsul Komar, yang telah mengangkatnya sebagai pendekar dari Perguruan Tapak Suci.

Ia turut mengenang pengalamannya yang pernah bergabung dengan Perguruan Harimau Putih.

BACA JUGA: Panitia Pelantikan IKM Lubuk Linggau Resmi Dibubarkan, H Epi Samsul Komar Apresiasi Kekompakan

Menurut Rachmat, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan budaya leluhur bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.

Karena itu, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berencana menghidupkan kembali seni bela diri tradisional Kuntaw melalui pembinaan di lingkungan pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih juara. Sementara bagi peserta yang belum memperoleh hasil terbaik, ia berpesan agar tidak berkecil hati dan terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan.

BACA JUGA: IKM Lubuk Linggau Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Tiga Program Jadi Prioritas H Epi Syamsul Komar

H Rachmat Hidayat mengingatkan agar ilmu bela diri digunakan untuk kegiatan positif, terutama sebagai sarana berolahraga, membangun kedisiplinan, dan membentuk karakter.

“Jangan sampai ilmu bela diri digunakan untuk hal-hal negatif, seperti mengajak orang berkelahi. Gunakan kemampuan yang dimiliki untuk kegiatan positif,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum Elang Putih sekaligus penanggung jawab kegiatan, Victor Sinaga, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari upaya memajukan pencak silat sebagai budaya asli Indonesia.

BACA JUGA: H Epi Samsul Komar Gerak Cepat Usai Terpilih Ketua IKM Lubuklinggau, Siapkan Pelantikan dan Program UMKM

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Lubuk Linggau atas dukungan terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Pencak Silat Linggau Berbudaya 2026.

Menurut Victor, Elang Putih merupakan perguruan pencak silat yang lahir di Kota Lubuk Linggau. Oleh sebab itu, pihaknya memiliki komitmen untuk ikut menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya bangsa melalui kegiatan olahraga bela diri.

Ketua Pelaksana, Nugraha Apreledi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut diikuti 370 peserta dari tiga daerah, yakni Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara.

BACA JUGA: Menuju Porprov 2027, IPSI Lubuk Linggau Kembali Dipimpin Epi Samsul Komar sebagai Ketua Periode 2026–2030

“Melalui kejuaraan ini, diharapkan pencak silat semakin diminati generasi muda, sekaligus menjadi sarana pembinaan atlet berprestasi dan pelestarian budaya lokal di Kota Lubuk Linggau,”tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *