MEDIALUBUKLINGGAU.COM – Dalam memastikan hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) aman dan kondusif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup kembali menggelar razia rutin pada blok hunian warga binaan, Sabtu 20 September.
Razia rutin dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP) Epan Arisandi, didampingi staf KPLP dan petugas keamanan.
Diketahui, pemeriksaan berlangsung menyeluruh. Menyasar kamar-kamar warga binaan guna mendeteksi serta mencegah adanya barang terlarang di dalam lapas.
BACA JUGA: Tekankan Pentingnya Pengobatan Tuntas Bagi WBP, Lapas Curup Adakan Sosialisasi TBC
Kalapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, melalui Ka KPLP menyebut razia ini sebagai agenda rutin yang wajib dijalankan Lapas.
Menurutnya, penggeledahan ini tidak hanya sebatas pemeriksaan barang, namun juga langkah preventif menjaga stabilitas keamanan lingkungan lapas.
“Kegiatan razia bagian dari upaya pencegahan agar lapas selalu kondusif dan bebas gangguan,” ungkap Epan.
BACA JUGA: Lapas Curup Ikuti Sosialisasi Penguatan Layanan Administrasi ASN di Bengkulu
Epan menambahkan, pemeriksaan semacam ini menjadi komitmen bersama jajaran Lapas Curup dalam mengantisipasi potensi peredaran narkoba maupun barang berbahaya.
Dimana petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian, termasuk lemari, tempat tidur, dan barang bawaan warga binaan untuk memastikan kondusifitas.
Sejauh ini tidak ditemukan barang berbahaya, namun pemeriksaan tetap dilakukan secara ketat dan menyeluruh sebagai bentuk pencegahan.
BACA JUGA: Jaga Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat, Lapas Curup Tingkatkan Layanan Kunjungan Warga Binaan
Epan menegaskan bahwa Lapas Curup terus berupaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari gangguan apapun.
Tentu dalam hal ini, Epan berharap dukungan semua pihak. Terutama warga binaan agar bersama-sama menjaga ketertiban serta mengikuti aturan yang berlaku di lapas.
“Dengan adanya razia rutin, Lapas Curup optimistis mampu menekan risiko penyalahgunaan barang terlarang oleh penghuni lapas,” tandasnya.






