MEDIALUBUKLINGGAU- Kepengurusan Ikatan Keluarga Minang (IKM) bersama Ikatan Keluarga Wanita Minang (IKWN) Kota Lubuk Linggau periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan, Senin 14 September 2026.
H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo (HESK) dipercaya memimpin IKM Kota Lubuk Linggau untuk lima tahun ke depan.
Prosesi pelantikan berlangsung meriah di Hotel Smart Lubuk Linggau, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II Kota Lubuk Linggau.
Mengangkat tema Saciok Bak Ayam, Sadancuang Bak Basi Manuju IKM Berkemajuan, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat, tokoh Minang serta ratusan warga Minang yang berada di Kota Lubuk Linggau.
Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Ketua LKAM Fauzi Bahar Datuak Nan Sati terlebih dahulu memberikan gelar adat kepada Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat.
Usai resmi dilantik, H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo menegaskan bahwa amanah memimpin IKM bukan sekadar tanggung jawab organisasi, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin IKM Kota Lubuk Linggau periode 2026–2031.
Untuk menjalankan roda organisasi, kepengurusan baru IKM telah menyiapkan tiga program utama yang ditargetkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama warga Minang di Kota Lubuk Linggau.
Program pertama berfokus pada penguatan silaturahmi, kebersamaan dan rasa kekeluargaan antarwarga Minang yang berada di perantauan.
Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan menghidupkan kembali kegiatan pengajian di masing-masing kelompok Minang yang berada di bawah naungan IKM Kota Lubuk Linggau.
Selain pengajian di setiap kelompok, IKM juga akan menggelar pengajian bersama sebanyak tiga kali dalam setahun. Untuk mendukung kegiatan tersebut, IKM berencana membantu perangkat *sound system* bagi 12 kelompok Minang.
Langkah itu diharapkan membuat kegiatan keagamaan semakin aktif sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga Minang.
Kemudian program kedua menyasar kegiatan sosial serta penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) warga Minang.
Epi mengatakan program bantuan UMKM tersebut ditargetkan mulai direalisasikan dalam 100 hari kerja pertama kepengurusan.
“Insya Allah 100 hari kerja ini kami laksanakan. Kami segera membentuk panitia dan segera melaksanakan penyaluran bantuan UMKM. Ini bentuk kami bersinergi dengan Pemkot Lubuk Linggau,” ujar Epi.
Ia berharap program tersebut tidak hanya membantu meningkatkan perekonomian warga Minang, tetapi juga turut meringankan beban Pemerintah Kota Lubuk Linggau.
“Dengan harapan melalui program ini kita bisa membantu masyarakat, khususnya masyarakat Minang di Lubuk Linggau, dan meringankan Pemkot. Bantuannya Rp2 juta dengan target 100 UMKM untuk tahun ini,” jelasnya.
Epi menambahkan, semangat kebersamaan akan menjadi dasar dalam menjalankan organisasi IKM selama periode kepemimpinannya.
“Saciok bak ayam, sadancuang bak basi. Kalau basatu, nan barek samo dipikua, nan ringan samo dijinjiang. Inilah semangat yang ingin kita bangun di IKM,” tegasnya.
Sementara itu, program ketiga diarahkan pada upaya menghidupkan kembali seni, budaya dan olahraga Minang, khususnya dengan melibatkan generasi muda.
Menurut Epi, seni dan budaya Minang perlu terus dikenalkan dan dikembangkan agar tidak kehilangan tempat di tengah generasi muda.
“Kita ingin seni budaya Minang dibangkitkan kembali, termasuk mengadakan berbagai lomba. Kemudian generasi muda juga kita dorong untuk menghidupkan kembali olahraga, khususnya sepak takraw dan sepak bola bagi anak-anak Minang,” katanya.
Di sisi lain, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat menyambut baik kepengurusan baru IKM Kota Lubuklinggau.
Yoppi, sapaan akrab H Rachmat Hidayat, meyakini IKM di bawah kepemimpinan H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo dapat semakin bersatu dan solid.
Menurutnya, keberadaan IKM bukan hanya sebagai wadah perkumpulan masyarakat Minang, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan serta berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.
“Kami yakin IKM Lubuk Linggau di bawah kepemimpinan H Epi Komar dapat semakin menyatu dan lebih solid. Dengan kekompakan tersebut, program-program yang telah disusun bisa dijalankan dengan baik,” ungkap Yopi.
Pemerintah Kota Lubuk Linggau, lanjutnya, siap membuka ruang sinergi dan kolaborasi bersama keluarga Minang dalam berbagai bidang.
BACA JUGA: Pererat Silahturahmi dan Peringati HUT RI ke-80, Keluarga Abama Adakan Berbagai Lomba
Mulai dari kegiatan pengajian, penguatan UMKM, seni dan budaya hingga pengembangan olahraga.
“Kami dari Pemkot siap bersinergi dan berkolaborasi dengan keluarga Minang untuk mewujudkan Linggau Juara. Pesan kami kepada seluruh warga Minang, mari kita jaga kekompakan,” tutupnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata Rudi Irawan, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat, Wakil Wali Kota H Rustam Efendi, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Minang (LKAM) Fauzi Bahar Datuak Nan Sati yang juga merupakan mantan Wali Kota Padang dua periode.
BACA JUGA: Pererat Silahturahmi dan Peringati HUT RI ke-80, Keluarga Abama Adakan Berbagai Lomba
Turut hadir Ketua IKM Lubuk Linggau terpilih H Epi Syamsul Komar Rajo Mudo, Kapolres Lubuklinggau AKBP Catur Erwin Setiawan, Ketua BMKM Kota Lubuk Linggau Amris, para ketua kelompok Minang serta ratusan masyarakat Minang.









