MEDIALUBUKLINGGAU.COM- Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti mendapat siraman rohani sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian dan mental spiritual.
Kegiatan tersebut disampaikan Kepala Bidang Watpampatnal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan, Effendi, didampingi Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Herdianto.
Dalam siraman rohani tersebut, Effendi menyampaikan pesan-pesan keagamaan sekaligus motivasi kepada warga binaan agar senantiasa melakukan introspeksi diri dan memperbaiki perilaku.
Ia mengajak warga binaan menjadikan masa menjalani pembinaan di Lapas bukan sekadar sebagai proses menjalani hukuman, tetapi juga sebagai kesempatan untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Effendi menekankan pentingnya meningkatkan keimanan, memperkuat kesabaran, serta menumbuhkan kesadaran dalam menjalani setiap proses pembinaan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, masa lalu tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seseorang untuk memperbaiki diri. Setiap pengalaman yang telah dilalui dapat dijadikan pembelajaran untuk menata kembali kehidupan.
BACA JUGA: Produktif dan Bernilai Ekonomi, Giatja Lapas Narkotika Muara Beliti Kembangkan Budidaya Cabai
Warga binaan juga didorong untuk tidak larut dalam kesalahan masa lalu. Sebaliknya, proses pembinaan yang dijalani di Lapas diharapkan menjadi bekal berharga ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan siraman rohani ini, pembinaan kepribadian dan spiritual di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti diharapkan semakin memberikan dampak positif bagi warga binaan.
Pembinaan tersebut diharapkan mampu membentuk sikap, mental, dan perilaku yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali menjalani kehidupan di masyarakat secara positif dan bertanggung jawab.











