MEDIALUBUKLINGGAU.COM- Gerakan Pejuang Safari Subuh (GPSS) Silampari Lubuk Linggau bersama pengurus dan warga Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Lubuk Linggau menggelar Salat Istisqa di pelataran Masjid Agung As-Salam Kota Lubuk Linggau, Sabtu 29 Agustus 2026.
Salat Istisqa yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan, menyusul kondisi kemarau yang telah berlangsung cukup lama di Kota Lubuk Linggau.
Dalam pelaksanaan tersebut, Ustad Dedi Irama bertindak sebagai imam, sedangkan khotbah disampaikan H Edi Prayitno yang merupakan Sekretaris MUI Kota Lubuk Linggau.
Ketua GPSS Silampari Lubuk Linggau, H Jhon Feri, S.Kep., Ns., M.Kes., mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa tersebut merupakan inisiatif Ketua IKM Kota Lubuk Linggau, H Epi Syamsul Komar.
Namun, karena berhalangan hadir, H Epi Syamsul Komar tidak dapat mengikuti langsung pelaksanaan Salat Istisqa tersebut.
“Sehingga hari ini kami, GPSS bersama pengurus dan warga IKM Kota Lubuk Linggau melaksanakan Salat Istisqa untuk bermunajat kepada Allah supaya disegerakan turun hujan, khususnya di Kota Lubuk Linggau,” kata Jhon Feri.
Menurutnya, kondisi kemarau yang terjadi saat ini sudah cukup lama dirasakan masyarakat. Hujan yang turun dalam beberapa waktu terakhir juga belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat karena intensitasnya masih rendah dan tidak merata.
“Karena kita ketahui hampir dua bulan sudah tidak turun. Hujan turun pun tapi tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Hanya sebentar dan sebagian. Jadi kita bermunajat kepada Allah SWT melalui Salat Istisqa agar Allah bisa menurunkan hujan di Lubuk Linggau,” ungkapnya.
Jhon Feri berharap doa dan ikhtiar yang dilakukan bersama tersebut dapat segera mendapat jawaban dari Allah SWT sehingga hujan turun di Kota Lubuk Linggau dalam waktu dekat.
Selain menjadi momentum untuk memanjatkan doa, kegiatan tersebut juga diharapkan semakin mempererat kerja sama antara GPSS dan IKM Kota Lubuk Linggau dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan.
“Tentu besar harapan kami, kerja sama kami tidak hanya sampai di sini saja, tapi di kegiatan lainnya. Ke depan IKM dan GPSS akan terus bersama-sama melaksanakan kegiatan sosial, keagamaan lainnya,” jelasnya.
Rangkaian Salat Istisqa kemudian ditutup dengan mendengarkan khutbah, bersalaman, serta sarapan pagi bersama. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan.












